Kulemparkan badanku yang lemas,
Sedikit lelah bercampur bangga,
Berusaha menerima keputusanku,
Dan menutup mataku.
Bayangku terbang,
Melintasi waktu, menerobos pintu kamarku.
Disaat mampu kubungkam mulut sosok itu,
Dan seyum bahagia tak mampu kutahan,
Meskipun tawanya kusembunyikan.
Disaat peluk hangat itu meraih tubuhku,
Bisik sayang itu memenuhi telingaku,
Dan membuatku menikmati setiap detiknya,
Hari itu berlalu seperti mimpi,
Yang hilang keesokan harinya.
Membuat sosok itu menang lagi dariku.
"Aku bukan seorang gadis yang menyerah begitu saja..."
Ganti saja kata itu dengan...
"Aku bukan seorang gadis yang mau melakukan hal ini lagi!!"
...................................................................
Sedikit lelah bercampur bangga,
Berusaha menerima keputusanku,
Dan menutup mataku.
Bayangku terbang,
Melintasi waktu, menerobos pintu kamarku.
Disaat mampu kubungkam mulut sosok itu,
Dan seyum bahagia tak mampu kutahan,
Meskipun tawanya kusembunyikan.
Disaat peluk hangat itu meraih tubuhku,
Bisik sayang itu memenuhi telingaku,
Dan membuatku menikmati setiap detiknya,
Hari itu berlalu seperti mimpi,
Yang hilang keesokan harinya.
Membuat sosok itu menang lagi dariku.
"Aku bukan seorang gadis yang menyerah begitu saja..."
Ganti saja kata itu dengan...
"Aku bukan seorang gadis yang mau melakukan hal ini lagi!!"
...................................................................

